Minggu, 29 Januari 2012

Untuk mu

dari status Facebook tadi malam,,,, sdikit mengisi kegersangan Blog yang lama tak terisi..

cukuplah memandang dirimu beberapa bulan yg lalu melalui memori ponsel ini......

prioritaskan apa yg sedang kau lakukan saat ini demi masa depan.....

iringan doa yang bisa ku lantunkan sebagai sebuah dukungan di setiap langkah positif hidupmu.....

istiqomahq padamu akan menjadikan bukti bahwa aku tak seburuk apa yg di katakan orang2....



ya...anti habibati..

Jumat, 18 November 2011

Ibarat Kumis

Kumis... kadang memnjadi kebanggaan bagi seorang cucu adam,,, entah karena indahnya atau lebih terlihat kejantantananya,, tapi entah apa, mitos atau emang ada hakikatnya seperti itu,,, hehhe padahal dari diri pribadi, q tak suka dengan kumis,,,,

Tapi sekarang marilah kita sedikit mengibaratkan kumis,,, bukan dari sebuah mitologi jawa atau sebuah mitologi yunanni kuno, tapi hanya dari celotehan seorang wanita..... pada suatu ketika, ia mengibaratkan cintanya seperti sebuah kumis denagn seorang laki2,,, mengapa demikian,,,,,, begini penjelasanya,,,,,:::
Kumis itu,,, walau sedikit pasti akan selalu bertumbauh,,, walau mau sekuat apa orang mencukurya,,,, yah, intinya berlahan tapi pasti,,,,, setelah di piki22 memang bener sih,, hehhehhe....... ibaat cintanya pada pujaan hatinya,,, hehehh walau bertambahnya sedikit tapi penuh dengana kepastian,,,,,, amien,,,,,,,,, tak tahu dari mana dirinay mendapat inspirasi itu,,,,

yah, sedikit renungan di pagi hari setelah sejenak berpikir tentang kumis,,, hehhe moga sekaligus bisa jadi sebuah Do'a.... Amien,,,,,,,,

Selasa, 25 Oktober 2011

Kesantrian

Selasa,
ibarat hari senin bagiku, hari awal masuk perkuliyahan dalam satu minggu,, maklum, hari liburku sebagai mahasiswa adalah hari senin,,, pagi2 ku berangkat mengarungi ringroud menuju sebelah barat demi sebuah mata kuliah yang membunuh mata kuliyah yang lain, (Metode Penelitian Kuantitati) yah,,, kuliah dengan seabrek tugas yang di berikan, untuk menyambut hadirnya ujian tengah semester,,, harapanku hanya satu,,, SUKSESKAN HAMBBA YA RABB,,,,,,
so, back to Pondok,,,
Di tempat ini ku kembali menjadi sosok yang berbeda, sosok yang wah, di mataku dulu saat menjadi seorang tolabah,, hahhah KESANTRIAN,,, musuh para niha'i n lawan bicara para wali yang komplen tentang keadaan perpondokan,, maksus li tolabah jadidah,, hmmm,,
Setiba di kamar ercinta (Darul Arqom) ku rebahkan badanku n tak terasa terlelap hingga pukul 13.35, seraya bangun karena ibadah wajib di siank itu belum ku tunaikan,,, tak terasa HP 1202 ku bergetar,,, terlihat no yang belum ku kenal,,,, ku angkat seraya mengucap salam,,,, yah panjang kami bicara #^%#$*$($%#$@#@#%^$^%^ yang intinya komplen tentang anaknya yg kabur,, yah saya hanya berjanji untuk segera mengurusnya,,, maklum pikiran saya belum begitu baik,,, karena bangun tidur,,,,
Akupun menuju kantor Tatausaha pesantren untuk sedikit menceritakan n bertanya2 masalah telpon tadi,, tak di sangka, sang wali juga menelepon ke no pesantren,,,,,, wah,, bakal heboh ni,,, se dikit pikiranku kala itu,, yah pihak pesantren langsung mengonfirmasi untuk menyelesaikan di pondok,,,, yah,, dengan siapa lagi,, KESANTRIAN,,,,ya siapa lagi kesantrian ibnul qoyyim putra BURHANADI NURDIN,, si pemilik blog ini,, ahhahahha ... yah,,,, Bismillah ja untuk kali ini,,,
Sore n Para wali itupun datang,,,,
Yah,, begitu mereka datang ku hampiri seraya menjabat tangan,,,, terlihat cerah saat pertama,, n kedua waw,,,, ada salah satu dari mereka saya lihat garang,, hmm,,, maklum di lihat dari nonverbal languagenyahahha,, gak sia-sai belajar di jurusan komunikasi, hehheh,,, yah,,, setelah menerangkan kejadian yang sebenarnya,, yang intinya adalah salah pah,,,, n sangat,, mengelikan sekali,,,, ( Glatik = Glati ) hahhhah sunguh,, ank2 baru,, n listening skit ri para ortu mungkin atau malah ada lebaysitas yang tinggi untuk mendramatisir masalah,,, yah,,, gitulah sedikit awal pembukaan dari pembicaraan kami,,,, hehheheh
N so Saat kemarahan meradang,
Orang yang terlihat masam tadi,,, wah,, langsung nyeletuk juga akhirnya,,, wah,,,, habis2an kami di evaluasi n dkritik,, tanpa di ketahui bagaimana usaha kami selama, ini,,,,,, langsung saja,, insting persuasi ku muncul n meyakinkan siu bapak dengan kaoz Qizruh yang di kenakanya itu,,, wah,,,, mungkin sangat bagus banget kalau d rekam kala itu, hheheh yah,,,, hahha untung juga alhamdulilah,, saya bisa atasi,a,,a alhamdulilah juga saya di Komunikasi antar prribadi d ajarkan management konflik,, heheheh,,,,,, wah,,,,,, serasa saya menjadi sedikit optimis bisa membuat si bapak terredam dari amarahnay,,,,, hahha,, sukron ya Rabb,,,,
Yah, itulah sedikit pembelajaran di sore ini,, walau singkat tapi sangat bermakna bagi hidup saya,,,, walau masih 19 tahun,, saya sudah bisa,, berbicara dengan membawa nama instansi (Ibnul Qoyyim) di depan orang yang notabenya harus lebid dewasa dari saya,,,,,, sukron ya Rabb,,,
N yng perlu di inggat,,,

" SAYA BERADA DI TEMPAT INI DAN MEMBELA EKSTENSINYA BUKAN KARENA PENGALAMAN SAYA MENJADI SEORANG PENDIDIK,, TAPI KARENA PENGALAMAN SAYA HIDUP DI TEMPAT INI SELAMA ENAM TAHUN MENJARI SEORANG SANTRI"

Kamis, 06 Oktober 2011

Ha' Anaza

Ha' Anaza,,
Manusia tak sempurna,, penuh dengan pesimisme,,,
mNusia yang kadang mendahulukn
kemalasan dari pada kewajiban yang mutlak di selesaikan,,
untung manusia ini masih sadar,, betapa mahalnya sekolah di salahsatu Universitas Mewah di kota pendidikan ini,,,,
kalau kesadaran itu di abaikan,, dan tak mengindahkn
amanah dari orang tua yang bersusah payah bersedia membiayai,, demi menjadi seorang anak yang memiliki jenjang pendidikan mumpuni,,, yang mungkin kurang di pahami n di mengerti oleh orang-orang se- umuran di daerah asal,, mungkin mayoritas orang negeri ini hanya berfikir masalah profit,, dan mengabaikan pendidikan, yang notabenya adalah sesuatu yang sangat priorotas bagi kehidupan,,,,,,, media mungkin memudahkan kita tuk melakukan sesuatu secara instan,,, yah, begitu juga dengan manusia yang dari kecil telah merasakan kemudahan,,,,, yah, di maklumi, anak laki2 satu2nya dari 2 bersaudara,,,,, i2pun anak terakhir pula,,,, tak ikut serta di masa2 awal perjuangan keluarga,,,,, serba yang di inginkan,,,, lebih mudah d dapatlkan dari kakak,,,,, sebelum memasuki bangku perguruan tinggi,, motor sudah di sediakan,,,,,, tanpa meminta dengan rintihan air mata,,, kamera pujaan dengan harga tak wajar di mata masyarakat daerah sekitar pun juga telah di dapatkan,,, subhanallah,,, betapa mudahnya diri ini,,,,,,
Tapi sadarkah manusia ini,,,
dengan fasilitas yang sedemikian hingga,,,,,, apakah menjadi seperti yang di inginkan,,??? apakah bisa di andalkan..???
yah,, pertanyaan yang tak bisa di jawab sendiri,,,,
dengan demikian,, bukan suatu alasan dari orang ini tuk malas2an,, tuk,, menjadi lebih buruk,,,, karena,, fasilitas selalu tersedia,,,,,,
yah,,, semoga manusia ini sadar, akan masa depan dan,, perjuangan orang tua yang tak terkira,,,,,

maaf kalau selama ini diri ini hanya malas2n,, dan menghambur2kan uang tanpa ada manfaat yang berarti,,,,

Sedikit motifasi n renungan untuk diri sendiri,,, agar lebih semangat memparipurnakan kewajiaban yang merupakan amanah dari perjuangan orang tua mengumpulkan maisah,,,,,

Bismillah,,,,,

Selasa, 27 September 2011

Gemana...!! kok jd kyk gini,,,

[Ketika sebuah rasa tak lagi berjalan serentak antara dua manusia,,,,

Mungkin diri ini mengangapnya suatu keseriusasn,,, baik dalam suatu pangilan,,,,

Tapi di sisi lain, dirinya menganggap hanya mengangap kata itu biasa, ( Ka##a/Di##a)

Yah,,, mungkin diri ini terlalu dini untuk menyikapi suatu sikap,,, mengagapnya lebih dari sekedar teman,,,,, yah,,, ternyata dirinya hanya mengangapnya TTMan,, hahhaha ter lalu Gr mungkin diri ini,,, hehehe,,,,,

Yah mungkin diri ini salah menginginkan hubungan yang terlampau serius dengannya,,, karena dirinya sebenarnya telah mendapatkan ancaman, “jikalau dirinya memiliki hubungan khusus dengan seorang lelaki,,, maka akan di terbangkan ke pulau seberang sana,,, !! huft,,, mungkin salah diri ini selama ini,,,,,””

Dan ternyata dirinya tak mau terlalu serius,,, cukup tuk hapyy2 saja,,, yah, mungkin juga diri ini terlalu khawatir atas pandangan jauh k depan,, hmm,, tak sejalan dengan pola pikirnya,,,,

Yah tak tau lah terusnya,, aku ruz gemana,,,terserahnya !!!!

Bismillah ya Rabb,,, jgn sampai hal ini menjauhkan diriku dengan Mu,,,,

Sedikit renungan yang di sampaikan seorang teman di pesisirpantai Depok petang hari tadi,,,, hmm

Kamis, 22 September 2011

Galau..

Hari yang melelahkan,, setelah aktifitas semalaman tidak memejamkan mata,,,,,

Seharian bertriak2 memberikan komando di tengah deburan ombak yang keras,,,

hanya se dikit waktu tuk memejamkan mata,,, terbangun saat jam menunjukan 17.00 WIB, mengingat shalat asar belum ku tunaikan,,,,,,

Di tambah klimaks pikiranku,, menolah beberapa wali yang merekomendasikan anaknya untuk boleh di izinkan,, walau pada dalam hati,, tak enah,,,,,,

dan puncak kejenuhan n emosi itu bertambah,, setelah ku buka Blogspot.com,,, menemukan sebuah tulisan 4 jam yang lalu,,,, sunguh membuatku tambah galau,,,, berpikir tak karuan,,, mencoba2,, mencari n memahami masud sesunguhnya dari, tulisan itu,,,,
Ya Allah tetapkan hati ini,,,, jangan sampai terbawa emosi dengan hal ini,,, karena ku sadari,, emosi bisa saja mendominasi,, mengingat keadaan diri yang sunguh2,, kurang ber enerji,,,,,, karna ku yakini,,,diri ini, tak menginginkan dirinya,, secepat ini berpaling dari diri yang mungkin banyak khilaf yang tak di sadari ini,,,,,,,,,

kalausaja secarik sms ataupun dentuman suara dalam layanan seluler bisa trealisasi,, mungkin hal itu yangkan segera kulakukan saat ini,,,, tapi ku sadari,,, hal itu,, masih terkendala waktu dan keadaan untuk saat ini,,,,,,
yang ku harap,, penjelasan gamblang tentang hal ini,,, bisa segera ku ketahui,,, agar tak tambah kacau pikiran yang ada pada diri ini,,,,,,,,,
apa yang sebenarnay,, mengarahkan tangan2 indah itu menulis sedemikian rupa,,, karena sungguh itu yang sangat tidak ku inginkan,,,,, mari segera kita bicarakan secara baik2,,,, jangan mudah terbawa emosi dan terburu2 memutuskan suatu hal,, karena komunikasi secara berkesinambungan adalah hal utama yang bisa menjaga hubungan ini,, untuk waktu yang telah diputuskan oleh sang Ilahi,,,,,

Malam ini,, dirinya memasuki dunia baru dalam sebuah lembaran hidup,,,, selamat,, tuk menuju apa yang terbaik baginya dan lingkunganya,,,, \
sedikit ucapan,,, pemecah kegalauan ini,,,, agar diri ini,, tak latut dengan rasa serba tak menentu dan tak terarah ini,,,,,!!

Selasa, 20 September 2011

Betapa Bahagia

Betapa bahagiaanya kalau ada yang Respac ma diri ini,,,

Betapa bahagianya pula jikalau ada yang menyukai diri ini,,,

Berapa bahagianya kalau ada yang mau peduli dengan diri ini,,,

Betapa bahagianya ada yang selalu menemani diri ini, baik susah maupun senang,,

Betapa bahagianya ada yang mencintai diri ini,, walau penuh dengan seabrek kekurangan,,

Betapa bahagianya ada yang mau berubah karena diri ini,,

Betapa bahagianya ada yang mau selalu mengingatkan diri ini,,

Betapa bahagianya ada yang mau menyeriusi hubungan ini,,

Betapa bahagianya ada yang senantianya mencurahkan kasih sayangnya pada diri ini,,

Betapa bahagianya ada yang menjadi lebih baik karena diri ini,,

Dan amat sunguh bahagianya jikalau ada yang mau memahami n menjaga kesetiaan ini,,,,,



Sedikit harapan padaNya...
Semoga diri ini memang bisa menjadi katalisator untuk menuju kepada hal yang lebih baik,,,, Amien,,,,